Sumber: Canva
Berikut adalah ringkasan pekerjaan yang kemungkinan besar terpengaruh oleh populariti dan kemajuan kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2025, baik dari arah otomasi maupun augmentasi (AI membantu, bukan menggantikan manusia):
Pekerjaan dengan risiko tinggi digantikan oleh AI
AI diperkirakan akan mengotomasi banyak pekerjaan rutin dan berulang seperti:
- Staf entri data, resepsionis, akuntan/clerks, telemarketer, kasir, agen perjalanan, dan layanan pelanggan dasar.
- Pekerjaan di pabrik & manufaktur: termasuk pekerja lini perakitan – robot AI mengambil alih pekerjaan fisik rutin.
- Driver/truk/taxi: teknologi kendaraan otonom semakin matang, mengancam peran manusia sebagai pengemudi.
- Analis keuangan dan trader saham: AI mampu melaksanakan transaksi dan analitik secara lebih cepat dan presisi.
- Asisten hukum / paralegal, editor & proofreaders: beragam tugas administratif di bidang hukum atau media yang bersifat rutin kini bisa diotomasi.
- Peran di bidang administratif dan clerical secara umum (seperti administrasi kantor, data entry, pembukuan ringan).
Pekerjaan yang lebih resilient—bertahan atau justru tumbuh karena AI
Beberapa pekerjaan justru mendapat manfaat atau tetap diperlukan karena melibatkan kreativitas, penilaian manusia, atau keahlian kompleks:
- Profesi kesehatan dan layanan sosial: seperti dokter, terapis, konselor. AI membantu dalam diagnosa atau analisa, tapi interaksi manusia tetap tak tergantikan.
- Engineer, programmer, dan analis data: meski sebagian tugasnya diotomasi, peran ini tetap diperkuat melalui AI untuk pekerjaan yang lebih kompleks—arsitektur sistem, verifikasi, dan pengawasan AI.
- Spesialis AI (AI Ethics, AI Trainers, AI Product Managers, Human-AI Collaboration, AI Cybersecurity Analysts, dsb.): banyak pekerjaan baru bermunculan karena AI—fokus pada etika, manajemen AI, integrasi domain spesifik, keamanan, atau penguatan interaksi manusia-AI.
- Desainer UX/UI, pendidik/pelatih, manajer proyek, profesi kreatif, tradespeople berkemahiran tinggi: pekerjaan kreatif, kompleks, dan hubungan manusia tetap sulit digantikan.
Ringkasan cepat
Dampak AI (2025) | Sektor/Pekerjaan |
---|---|
Tinggi — Otomasi | Entri data, kasir, resepsionis, paralegal, driver, clerical |
Sedikit/augmented | Engineer, programmer, analis data |
Bertahan & vital | Dokter, psikolog, terapis, tradespeople berbakat |
Permintaan tinggi — baru | AI Ethics, AI Trainer, AI Product Manager, AI Cybersecurity, Human-AI Collaboration |
Perspektif dari berita terkini
- Laporan dari Jobs and Skills Australia (JSA) memperkirakan posisi administratif seperti akuntan dan clerks sangat terpengaruh, namun pekerjaan seperti kesehatan, hospitality, konstruksi justru tumbuh.
- PwC menyatakan junior akuntan kini langsung mengambil peran manajerial karena AI mengotomasi audit dasar.
- Banyak pekerja mengejar pendidikan AI (master atau pelatihan lainnya) untuk memperkuat karier.
Kesimpulan
Tahun 2025 menandai era di mana AI akan menggeser peran administratif dan repetitif, tapi juga menciptakan peluang baru dan memperkaya profesi kreatif, manusiawi, dan teknikal. Kunci bagi siapapun yang ingin tetap relevan: mengasah keterampilan manusiawi (empathy, kreativitas, penilaian etis), kemampuan teknis AI, serta kecakapan domain spesifik.
No comments:
Post a Comment