Sumber:blog_cikguazhar
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahirabbil alamin wassolatu wassalamu ala asyrafil anbiya'i wal mursalin wa ala alihi wasahbihi ajmain
Ya Allah, rahmatilah aku denngan al-Quran. Jadikan ia sebagai pemimpin,
cahaya, petunjuk dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah apa-apa yang
aku lupa daripadanya. Berikanlah ilmu apa-apa yang belum aku ketahui
mengenainya. Anugerahkanlah kepadaku untuk membacanya pada waktu tengah
malam dan penghujung siang. Jadikanlah ia sebagai hujah bagi wahai Tuhan
seru sekalian alam.
Ya Allah Ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku kerana dialah penjaga
urusanku. Perbaikilah bagiku duniaku kerana di dalamnya aku hidup.
Perbaikilah bagiku akhiratku, kerana ia tempat kembaliku. jadikanlah
kehidupan sebagai tambahan segala kebaikan bagiku dan jadikanlah
kematian sebagai kerehatanku daripada segala kejahatan.
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada penghabisannya, dan
sebaik-baik amalku adalah penutupnya dan sebaik-baik hari bagiku adalah
hari berjumpa dengan-Mu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kehidupan yang
tenteram, kematian yang tenang dan tempat kembali yang tidak menyedihkan
dan tidak membuka aib.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebaik-baik permohonan, sebaik-baik doa,
sebaik-baik kejayaan, sebaik-baik ilmu, sebaik-baik amal, sebaik-baik
pahala, sebaik-baik kehidupan, sebaik-baik kematian,. Teguhkanlah aku,
beratkanlah timbangan kebaikanku, teguhkanlah keimananku, tinggikanlah
darjatku. Terimalah sembahyangku, ampunilah segala kesalahanku. Aku
memohon ketinggian syurga.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keharusan mendapatkan rahmat-Mu dan
keteguhan pengampunan-Mu, keselamatan daripada segala dosa, kejayaan
daripada semua kebajikan, keuntungan syurga dan keselamatan daripada
neraka.
Ya Allah, perbaikilah akhir hayat kami dalam segala perkara.
Selamatkanlah kami daripada kenistaan hidup di dunia dan seksaan
akhirat.
Ya Allah, anugerahkanlah bagi kami ketakutan kepada-Mu yang dapat
menghindarkan kami daripada berbuat maksiat kepada-Mu, ketaatan yang
dapat menyampaikan kami kepada syurga-Mu, keyakinan yang dapat
memperkecil musibah dunia yang menimpa kami. Berikanlah kenikmatan
kepada kami dengan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama
hidup kami. Jadikanlah ia sebagai peninggalan kami. Jadikanlah
pembalasan kami kepada orang yang menzalimi kami. Tolonglah kami
menghadapi orang yang memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan dunia
sebagai kehendak kami yang paling besar, dan pengetahuan paling akhir
kami. Janganlah Engkau berikan kepada kami kekuasaan atas kami kepada
orang yang tidak mengasihi kami.
Ya Allah, janganlah Engkau tinggalkan dosa-dosa pada kami melainkan
Engkau telah mengampuninya. Janganlah Engkau tinggalkan kesusahan kepada
kami melainkan Engkau telah menggembirakannya. Janganlah Engkau
tinggalkan hutang-hutang kepada kami melainkan Engkau telah
menunaikannya, dan janganlah Engkau tinggalkan sesuatu keperluan dunia
dan akhirat pada kami melainkan Engkau telah menunaikannya wahai Zat
Yang Maha Mengasihani.
Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di
akhirat, dan selamatkanlah kami daripada seksaan api neraka. Semoga
Allah melimpahkan selawat salam kepada junjungan kita nabi Muhammad
Salallahu alaihi wasallam dan kepada keluarga baginda serta kepada para
sahabat baginda yang baik. Amin.
(Disalin daripada naskhah Mushaf Tajwid Beserta Terjemahan Ke Dalam Bahasa Malaysia (2006), Kuala Lumpur: Darul Fikir
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
Demi (makhluk-makhluk) yang dihantarkan berturut-turut (menjalankan tugasnya),
Juga yang merempuh mara dengan sekencang-kencangnya,
Dan demi (makhluk-makhluk) yang menyebarkan (pengajaran dan peringatan) dengan sebaran yang sesungguh-sungguhnya,
Serta yang memisahkan (antara yang benar dengan yang salah) dengan pemisahan yang sejelas-jelasnya,
Lalu menyampaikan pengajaran dan peringatan (kepada manusia),
Untuk menghapuskan kesalahan orang-orang yang bertaubat serta
memperbaiki keadaan dirinya, dan untuk menakutkan orang-orang yang
ingkar - derhaka; -
(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya segala yang dijanjikan kepada kamu tetap berlaku.
Oleh itu, apabila bintang-bintang (binasa dan) hilang lenyap;
Dan apabila langit terbelah;
Dan apabila gunung-ganang hancur lebur berterbangan;
Dan apabila Rasul-rasul ditentukan waktunya untuk dipanggil
menjadi saksi terhadap umatnya, (maka sudah tentu manusia akan menerima
balasan masing-masing).
(Jika ditanya): ke hari yang manakah (perkara-perkara yang besar) itu ditangguhkan?
(Jawabnya): Ke hari pemutusan hukum.
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pemutusan hukum itu?
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang dijanjikan oleh Rasulnya)!
Bukankah Kami telah binasakan orang-orang dahulu (yang ingkar derhaka, seperti kaum Nabi Nuh, Aad dan Thamud)?
Kemudian kami akan iringi mereka dengan (membinasakan orang-orang yang ingkar derhaka, dari) kaum-kaum yang datang kemudian.
Demikian cara kami lakukan terhadap sesiapa yang berdosa.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang Kami janjikan)!
Bukankah Kami telah menciptakan kamu dari air (benih) yang sedikit dipandang orang?
Lalu Kami jadikan air (benih) itu pada tempat penetapan yang kukuh,
Hingga ke suatu masa yang termaklum?
Serta Kami tentukan (keadaannya), maka Kamilah sebaik-baik yang berkuasa menentukan dan melakukan (tiap-tiap sesuatu)!
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (kekuasaan Kami)!
Bukankah Kami telah menjadikan bumi (sebagai tempat) penampung dan penghimpun (penduduknya)? -
Yang hidup dan yang mati?
Dan Kami telah jadikan di bumi: gunung-ganang yang menetapnya,
yang tinggi menjulang; dan Kami telah memberi minum kepada kamu air yang
tawar lagi memuaskan dahaga?
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat pemberian Kami)!
(Dikatakan kepada mereka semasa ditimpakan dengan azab): "Pergilah kepada azab yang dahulu kamu mendustakannya.
"Pergilah kamu kepada naungan (asap neraka) yang bercabang tiga, -
"Yang tidak dapat dijadikan naungan, dan tidak dapat memberikan sebarang lindungan dari julangan api neraka.
"Sesungguhnya neraka itu melemparkan bunga api, (yang besarnya) seperti bangunan besar,
"(Banyaknya dan warnanya) bunga api itu seolah-olah rombongan unta kuning".
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (keadaan yang demikian).
Inilah hari mereka tidak dapat berkata-kata, (kerana masing-masing terpinga-pinga ketakutan),
Dan tidak pula diizinkan mereka bercakap, maka mereka tidak dapat meminta maaf.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (hari akhirat)!
Inilah hari pemutusan hukum (yang menentukan siapa yang benar
dan siapa yang salah). Kami himpunkan kamu bersama orang-orang yang
terdahulu (dari kamu).
Oleh itu, kalau kamu ada sebarang tipu-helah melepaskan diri, maka cubalah kamu lakukan terhadap azabKu.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah)!
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di tempat teduh
(yang dipenuhi pelbagai nikmat), dan yang berdekatan dengan
matair-matair (yang mengalir), -
Serta menikmati buah-buahan dari segala jenis yang mereka ingini.
(Pada ketika itu dikatakan kepada mereka): "Makanlah dan
minumlah kamu dengan lazatnya, disebabkan apa yang kamu telah kerjakan."
Sesungguhnya, demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (nikmat-nikmat Syurga)!
Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (wahai orang-orang yang
ingkar derhaka) sementara waktu hidup, (kemudian kamu akan menghadapi
bahaya), kerana sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (amaran Allah), -
Dan apabila dikatakan kepada mereka (yang ingkar): "Taatlah dan kerjakanlah sembahyang", mereka enggan mengerjakannya.
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan (perintah-perintah Allah dan laranganNya)!
(Kalau mereka tidak juga mahu beriman kepada
keterangan-keterangan yang tersebut) maka kepada perkataan yang mana
lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman?