Umat Islam perlu yakin dengan sepenuh-penuhnya bahawa rezeki
terletak dalam kekuasaan Allah atau di tangan Allah, bukan di tangan
makhluk.
Mahfum Firman Allah (Saba’:24)
Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepada mu dari langit dan dari
bumi?” Katakanlah: “Allah”, dan Sesungguhnya Kami atau kamu
(orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan
yang nyata.
Mahfum Firman Allah (Al-Ankabut:60)
Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus)
rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu
dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah ptsb kulim, motivasi kesihatan dekorasi kerja sekolah dan puisi
Monday, 11 February 2013
motivasi: Kemewahan yang diberkati.
Kemewahan yang diberkati.
Al-A’raf
[96] Dan (Tuhan berfirman lagi): Sekiranya penduduk negeri itu, beriman serta bertakwa, tentulah Kami akan membuka kepada mereka (pintu pengurniaan) yang melimpah-limpah berkatnya,
dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (Rasul Kami), lalu Kami
timpakan mereka dengan azab seksa disebabkan apa yang mereka telah
usahakan.
AL-Maidah {66] Dan kalau mereka bersungguh-sungguh menegakkan (menjalankan perintah-perintah Allah dalam) Taurat dan Injil dan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka (Al-Quran), nescaya mereka akan makan rezeki (yang mewah)
dari atas mereka (langit) dan dari bawah kaki mereka (bumi). Di antara
mereka ada sepuak yang adil dan kebanyakan dari mereka, buruk keji amal
perbuatannya
Al-Jinn {16] (Nabi Muhammad diwahyukan menerangkan lagi): Dan bahawa sesungguhnya! Kalaulah mereka (manusia dan jin) itu berjalan betul di atas jalan (Islam), sudah tentu Kami (akan memberikan mereka sebab-sebab kemewahan, terutama) menurunkan hujan lebat kepada mereka.
motivasi: tanggungjawab amanah
PERINGATAN BUAT DIRIKU YANG LUPA
Al-Ahzaab - ayat 72"Sesungguhnya Kami telah kemukakan tanggungjawab amanah (Kami) kepada langit dan bumi serta gunung-ganang (untuk memikulnya), maka mereka enggan memikulnya dan bimbang tidak dapat menyempurnakannya (kerana tidak ada pada mereka persediaan untuk memikulnya); dan (pada ketika itu) manusia (dengan persediaan yang ada padanya) sanggup memikulnya. (Ingatlah) sesungguhnya tabiat kebanyakan manusia adalah suka melakukan kezaliman dan suka pula membuat perkara-perkara yang tidak patut dikerjakan."
Al-Anfaal - ayat 27Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati (amanah) Allah dan RasulNya, dan (janganlah) kamu mengkhianati amanah-amanah kamu, sedang kamu mengetahui (salahnya).
Yunus - ayat 16"Katakanlah
(wahai Muhammad): "Jika Allah kehendaki (supaya aku tidak membacakan
Al-Quran ini kepada kamu), tentulah aku tidak dapat membacakannya kepada
kamu, dan tentulah Ia tidak memberitahu kamu akan Al-Quran ini (dengan
perantaraanku); kerana sesungguhnya aku telah tinggal dalam kalangan
kamu satu masa yang lanjut (dan kamu pula mengenal aku sebagai seorang
yang amanah) sebelum turunnya Al-Quran ini; maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?""
motivasi: AYAT ALQURAN TENTANG SYUKUR
layari juga: kerjaya-sebagai-pendidik
AYAT ALQURAN TENTANG SYUKUR
1. 2:52. Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur.
2. 2:56. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.
3. 2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
4. 2:158. Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syi`ar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-`umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sai antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
5. 2:172. Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.
6. 2:185. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat inggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
7. 2:243. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka: "Matilah kamu", kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
S U R A T A L - I M R O N
8. 3:123. Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.
9. 3:144. Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudarat kepada Allah sedikit pun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
10. 3:145. Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
S U R A T A N - N I S A '
11. 4:147. Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.
S U R A T A L - M A A I D A H
12. 5:6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.
13. 5:89. Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kafarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kafaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya).
S U R A T A L - A N ' A A M
14. 6:53. Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: "Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?" (Allah berfirman): "Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?"
15. 6:63. Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): "Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur."
S U R A T A L - A ' R A F
16. 7:10. Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
17. 7:17. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).
18. 7:58. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
19. 7:144. Allah berfirman: "Hai Musa sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".
20. 7:189. Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur".
S U R A T A L - A N F A A L
21. 8:26. Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.
S U R A T Y U N U S
22. 10:22. Dialah Tuhan yang menjadikan Kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): Sesungguhnya jika engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur".
23. 10:60. Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri (nya).
S U R A T Y U S U F
24. 12:38. Dan aku mengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Yakub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia itu tidak mensyukuri (Nya).
S U R A T I B R A H I M
25. 14:5. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah". Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
26. 14:7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
27. 14:37. Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.
S U R A T A L - N A H L
28. 16:14. Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.
29. 16:78. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
30. 16:114. Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.
31. 16:121. (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus.
S U R A T A L - I S R A '
32. 17:3. (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.
S U R A T A L - A N B I Y A
33. 21:80. Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).
S U R A T A L - H A J J
34. 22:36. Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.
S U R A T A L - M U ' M I N U N
35. 23:78. Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
S U R A T A L - F U R Q A A N
36. 25:62. Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin memgambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
S U R A T A N - N A M L
37. 27:19. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
38. 27:40. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".
39. 27:73. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai karunia yang besar (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri (nya).
S U R A T A L - Q A S H A S H
40. 28:73. Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.
S U R A T A L - ' A N K A B U T
41. 29:17. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan.
S U R A T A R - R U U M
42. 30:46. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; mudah-mudahan kamu bersyukur.
S U R A T L U Q M A N
43. 31:12. Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".
44. 31:14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.
45. 31:31. Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) -Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.
S U R A T A S - S A J A D A H
46. 32:9. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.
S U R A T S A B A '
47. 34:13. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba Ku yang berterima kasih.
48. 34:15. Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".
49. 34:19. Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
S U R A T F A T H I R
50. 35:12. Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.
51. 35:30. agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
52. 35:34. Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
S U R A T Y A S I N
53. 36:35. supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?
54. 36:73. Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?
S U R A T A Z - Z U M A R
55. 39:7. Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada) mu.
56. 39:66. Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".
S U R A T A L - M U ' M I N
57. 40:61. Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
S U R A T A S Y - S Y U U R A
58. 42:23. Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
59. 42:33. Jika Dia menghendaki Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan) -Nya bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur,
S U R A T A L - J A T S I Y A H
60. 45:12. Allah lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya, dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur.
S U R A T A L - A H Q A A F
61. 46:15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".
S U R A T A L - F A T H
62. 48:20. Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.
S U R A T A L - Q A M A R
63. 54:35. sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
S U R A T A L - W A Q I ' A H
64. 56:70. Kalau Kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
S U R A T A L - M U L K
65. 67:23. Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.
S U R A T A L - I N S A A N
66. 76:3. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.
67. 76:22. Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).
S U R A T A D H - D H U H A
68. 93:11. Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).
Motivasi: Ujian dan Dugaan: Tanda Allah Sayang
layari juga: kerjaya-sebagai-pendidik
PERINGATAN BUAT DIRIKU YANG LUPA
Ujian dan Dugaan: Tanda Allah Sayang
May 6 2009 52 Commented
Di dalam al-Quran, ujian dan dugaan disebut oleh Allah sebagai
البلاء (bala’) serta الفتنة (fitnah). Menurut kamus المحيط (al-Muhit),
kedua-duanya berkongsi maksud yang sama. [Al-Muhit, Kaherah, Mesir.
http://lexicons.sakhr.com/intro/intro.aspx?fileurl=takdeem.asp]Menjalani liku-liku hidup sebagai seorang manusia, kita tidak akan dapat lari daripada diuji oleh Allah Azza wa Jalla. Ujian yang mendatang selalunya menjadikan diri kita lebih tegar dan kuat. Masakan tidak. Ujian mengajar seseorang untuk jadi lebih lasak dalam menggalas setiap bebanan kehidupan.
Menurut Ibn Manzur dalam Lisanu al-‘Arb, bala’ itu adalah ujian yang terdiri daripada yang baik juga yang buruk. Seperti mana yang diberitakan pada surah al-Anbiyaa’ iaitu;
ونبلوكم بالشر والخير فتنة وإلينا ترجعون
Dan Kami menguji kamu dengan kesusahan
dan kesenangan sebagai dugaan; dan kepada Kami-lah kamu semua akan
dikembalikan. [Al-Anbiyaa’: 35]
Al-Hafiz Ibn Katsir dalam memberikan penerangan terhadap ayat ini
menyatakan bahawa Allah menguji hambanya dengan musibah pada satu waktu,
dan kemudian dengan nikmat pada waktu yang lain, untuk melihat siapa
yang bersyukur dan siapa yang kufur, siapa pula yang sabar, dan siapa
yang putus harap.Dan al-Hafiz ada menukilkan kata-kata Ibnu ‘Abbas dalam menafsirkan ayat ini, bahawa Allah menguji hambanya dengan kecelakaan dan kesenangan, dengan kesihatan dan kesakitan, dengan kemewahan serta kemiskinan, dengan perkara yang halal dan apa yang haram, dengan ketaatan dan kemaksiatan, serta dengan hidayah dan kesesatan. [Tafsir al-Quran al-‘Adzim, Ibn Katsir, Abu al-Fida’.]
Ujian yang berbeza untuk mengukur keimanan
Berdasarkan tafsiran Ibnu ‘Abbas tersebut, dapat kita ketahui bahawa pada setiap orang, berbeza tahap ujian yang dikenakan ke atasnya. Ini adalah selari dengan ayat pada surah al-Baqarah apabila Allah menyatakan;
لا يكلف الله نفسا إلا وسعها
Allah tidak memberi kesusahan seseorang hamba melainkan apa yang terdaya olehnya. [Al-Baqarah: 286]
Dari ayat tersebut dapat kita ketahui bahawa ujian yang dikenakan
kepada setiap hamba, adalah bersesuaian dengan apa yang mampu
ditanggungnya. Dan setiap orang pula berbeza tahap tanggungannya dan
penerimaan mereka terhadap ujian serta dugaanUjian yang diberikan juga adalah untuk mengukur tahap keimanan seorang hamba. Ini telah dibuktikan secara jelas berdasarkan ayat 2-3 surah al’-Ankabut;
أحسب الناس أن يتركوا أن يقولوا آمنا وهم لا يفتنون. ولقد فتنا الذين من قبلهم فليعلمن الله الذين صدقوا وليعلمن الكاذبين
Patutkah manusia menyangka bahawa mereka
akan dibiarkan dengan hanya berkata: “Kami beriman”, sedang mereka tidak
diuji (dengan sesuatu dugaan)?Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji
orang-orang yang terdahulu sebelum mereka, maka (dengan ujian yang
demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang
benar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahui-Nya akan
orang-orang yang berdusta. [al-Ankabut: 2-3]
Ganjaran menanti bagi yang diujiRasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam menyifatan bahawa ujian yang diberikan kepada kaum manusia adalah tanda kecintaan Allah kepada mereka. Dan semakin besar dugaan yang diberikan oleh Allah kepada manusia, menandakan besar juga pahala yang diperoleh. Ini sebagaimana hadith yang datang dari Anas bin Malik, yang menyatakan Rasulullah Sallallahu ‘Alahi Wassalam bersabda;
إن عظم الجزاء مع عظم البلاء ، وإن الله تعالى إذا أحب قوما ابتلاهم ، فمن رضي فله الرضا ، ومن سخط فله السخط
Sesungguhnya besarnya ganjaran itu dinilai pada besarnya bala’ yang menimpa. Dan sesungguhnya Allah itu apabila mencintai sesuatu kaum, maka akan mereka itu diberi dugaan. Oleh sebab itu barangsiapa yang redha – dengan ujian yang menimpa, dia akan memperoleh keredhaan Allah dan barangsiapa yang tidak maka padanya kemurkaan Allah. [Riwayat al-Tirmidzi, al-Albani menyatakannya sebagai hasan dalam Sahih dan Dha’if Sunan al-Tirmidzi.]Jelas bahawa ujian yang diberikan adalah untuk menguji keimanan seorang manusia. Jika dia beriman, maka dia akan menerimanya dengan keredhaan. Dan padanya rahmat Allah Azza wa Jalla serta keredhaan-Nya. Namun bagi manusia yang lalai serta tidak meredhai ujian yang diberikan ke atasnya. Maka dia sekadar mendapat kemurkaan daripada Allah.
Hadith di atas termasuk dalam bab Sabar (الصبر) oleh Imam al-Nawawi dalam karya beliau dalam bidang hadith; iaitu Riyadh al-Salihin. Di sini dapat dijelaskan bahawa, bagi orang-orang yang beriman dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah bersabar dengan segala dugaan serta mehnah yang diberikan oleh Allah kepadanya.
Jelas juga, daripada hadith tersebut bahawa semakin besar dugaan yang diperoleh oleh seorang manusia, maka semakin besar ganjara pahala yang akan dia dapati.
Dalam ayat ke-214 surah al-Baqarah, ada dinyatakan bahawa orang yang diuji itu akan mendapat pertolongan daripada Allah serta akan diganjari dengan syurga;
أم حسبتم أن تدخلوا الجنة ولما يأتكم مثل الذين خلوا من قبلكم مستهم البأساء والضراء وزلزلوا حتى يقول الرسول والذين آمنوا معه متى نصر الله ألا إن نصر الله قريب
Adakah patut kamu menyangka bahawa kamu
akan masuk syurga, padahal belum sampai kepada kamu (ujian dan cubaan)
seperti yang telah berlaku kepada orang-orang yang terdahulu sebelum
kamu? mereka telah ditimpa kepapaan (kemusnahan harta benda) dan
serangan penyakit, serta digoncangkan (dengan ancaman bahaya musuh),
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang ada
bersamanya: “Bilakah (datangnya) pertolongan Allah?” Ketahuilah
sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat (asalkan kamu bersabar dan
berpegang teguh kepada agama Allah). [Al-Baqarah: 214]
Bentuk-bentuk ujian yang diberikanDi dalam al-Quran, ada disebutkan ujian-ujian yang diberikan oleh Allah kepada kaum manusia hambanya. Antaranya adalah;
1. Dugaan yang diberikan kepada kaum Nabi Musa dan Harun adalah dengan anak lembu, yang mana mereka jadikan sembahan. (al-A’raf: 148, Thohaa: 90)
2. Unta betina sebagai ujian buat kaum Tsamud (al-Qamar: 27)
3. Bangunan-bangunan tinggi (yang mewah) buat kaum ‘Ad (al-Fajr: 7-8)
4. Dugaan yang diberikan ke atas pemilik kebun-kebun dari kalangan kaum Musyrik dengan kebakaran. (al-Qalam: 17)
5. Ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa serta buah-buahan. (al-Baqarah: 155)
6. Anak-anak serta harta benda sebagai dugaan. (al-Taghabun: 15)
7. Jihad sebagai ujian bagi orang yang beriman (al-‘Ankabut: 6)
8. Nikmat duniawi sebagai ujian buat para manusia. (al-Zumar: 49)
9. Kekayaan dan kemiskinan sebagai ujian. (al-Fajr: 15-16)
10. Kehidupan serta kematian sebagai ujian. (al-Mulk: 2)
Nabi Allah juga diuji
Para Nabi juga diuji. Dan ujian yang dikenakan kepada para Nabi adalah lebih berat berbanding manusia biasa. Hal ini adalah seperti yang dinyatakan oleh Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam;
إن أشد الناس بلاء الانبياء ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم
“Sesungguhnya, manusia yang menerima
ujian yang paling berat adalah para Nabi, kemudian orang yang mengikuti
mereka, kemudian orang yang mengikuti mereka, dan kemudian orang yang
mengikuti mereka.” [al-Silsilah al-Sahihah, al-Albani]
1. Nabi Adam diuji dengan pohon yang terdapat dalam Syurga Allah. (al-Baqarah: 34)2. Nabi Nuh menghadapi ujian dari anak yang tidak mahu taat kepada Allah. (Huud: 11)
3. Nabi Soleh menerima ujian melalui kaum Tsamud. (al-A’raf:73)
4. Nabi Ibrahim adalah antara Rasul Allah yang menerima banyak ujian, antaranya, penyembelihan anaknya Ismail. (as-Saffat: 102)
5. Nabi Luth diuji dengan kaumnya, (al-A’raf: 80)
6. Nabi Yusuf diuji dengan wanita (Yusuf: 23)
7. Nabi Musa diuji dengan Fira’un yang angkuh. (Thoha: 59-60)
8. Nabi Sulaiman diuji dengan kerajaan yang besar dan mewah. (Sad: 35)
9. Nabi Isa diuji dengan pengikut-pengikutnya. (al-Ma’idah: 112-113)
10. Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wasallam juga Rasul yang dikenakan dengan banyak, antaranya diuji dengan bapa saudaranya, Abu Talib. (al-Qasas: 56)
Bala’ dalam konteks semasa
Mehnah dan tribulasi dalam konteks kehidupan hari ini dapat dilihat di sekeliling kita. Bahawa setiap orang akan diuji dan tiada yang akan terlepas daripada ujian Allah. Perkara yang ringan pada seorang, adalah berat pada satu orang yang lain pula. Dan cara kita berinteraksi dengan dugaan yang mendatang adalah manifestasi keimanan kita kepada Allah. Pada kaca mata orang yang miskin, ujian buatnya adalah dengan kemiskinan. Namun buat orang yang kaya pula, kekayaannya menjadi ujian buat dirinya.
Manusia juga diuji dengan anak-anak. Ada orang yang mendapat anak yang cacat, menjadi dugaan kepada mereka. Ada orang yang mendapat anak yang tenggelam dalam jenayah. Juga menjadi ujian buat dirinya. Ada orang pula mendapat anak yang baik serta bijak. Namun itu juga boleh jadi dugaan buat dirinya.
Lain orang, lain kesusahan yang tertanggung.
Ada orang yang diberikan dengan kesakitan. Sebagai satu peringatan samada dia ingat serta beriman kepada Allah atau tidak. Ada orang pula diuji dengan kesihatan, yang mana jika dia lalai sewaktu sihatnya. Maka itu akan jadi liabiliti padanya. Ada orang diuji dengan kehidupan. Ada orang diuji dengan kematian yang terdekat.
Pendek kata, setiap orang akan, telah, atau mungkin sedang diuji. Namun dengan cara yang berbeza, dengan perasaan yang berlainan. Inilah kebijaksanaan Allah Azza wa Jalla yang menjadikan sesuatu pada takaran yang tersendiri.
Sabar sebagai pelampung bagi orang yang beriman
Orang yang beriman, telah diperingatkan oleh Allah Azza wa Jalla supaya bersabar dalam menghadapi masalah. Telah datang petunjuk buat orang beriman apabila diuji;
يا أيها الذين آمنوا اصبروا وصابروا ورابطوا واتقوا الله لعلكم تفلحون
Hai orang-orang yang beriman! Bersabarlah
kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersedia dan bertakwalah
kepada Allah, supaya kamu beruntung. [Ali Imran: 200]
Menurut al-Baghawi, al-Qurtubi menafsirkan arahan supaya bersabar itu
adalah merujuk kepada; bersabar di atas ketaatan kepada Allah.Kesabaran mesti dijana dengan ketaatan sebagai dasar untuk mengelakkan goyah iman serta berputus asa. Bahkan, kerana ketaatan jugalah, manusia akan menjadi redha atas ujian yang berlaku.
Sabar itu juga adalah sunnah para Nabi dan Rasul. Ini jelas sebagaimana dikhabarkan oleh Allah;
وإسماعيل وإدريس وذا الكفل كل من الصابرين
Dan (demikianlah pula) Nabi-nabi Ismail dan Idris serta ZulKifli; semuanya adalah dari orang-orang yang sabar. [Al-Anbiya’: 85]
Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wasallam menyatakan bahawa Allah menyukai
orang yang bersabar. Ini adalah sebagaimana yang datang di dalam hadith
yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas;قال رسول الله صلى الله عليه و سلم للأشج أشج عبدالقيس إن فيك خصلتين يحبهما الله الحلم والأناة
Rasulullah Sallahu ‘Alaihi Wasallam
berkata kepada al-A-syaj Abdul Qays; “Sesungguhnya pada dirimu terdapat
dua perkara yang dicintai oleh Allah, iaitu kesabaran serta lemah
lembut.” [Riwayat Muslim]
Kaedah BersabarRasulullah melalui satu hadith mengisyaratkan bersabar itu perlulah pada awal kejadian atau pada kejadian yang pertama.
الصبر عند الصدمة الأولى
Bersabar itu adalah pada pukulan yang pertama. [Riwayat Muslim]
Jika dilihat pada sudut logik akal, manusia ini diukur pada peringkat
yang awal. Peringkat pertama adalah yang paling penting dalam
menghadapi sesuatu hal. Seandainya dia tidak mampu bertahan pada ujian
yang awal. Nescaya, pada yang seterusnya dia mungkin saja rebah. Jadi,
di sini, bilamana dikenakan ujian, maka penting sekali untuk kita
membina ketahanan diri. Bukan atas faktor ‘alah bisa tegal biasa’, akan
tetapi, apabila seorang manusia sudah mempunyai pengalaman pada yang
awal tentu sekali dia sudah mula bersedia dan menjadi lebih rasional
dalam menghadapi ujian lain yang sama takaran dengannya.
motivasi: ujian daripada Allah
PERINGATAN BUAT DIRIKU YANG LUPA
HASIL CARIAN BAGI AYAT PERTAMA DALAM SENARAI BERJAYA MENCAPAI 41 AYAT AL QURAN
HASIL CARIAN BAGI AYAT PERTAMA DALAM SENARAI BERJAYA MENCAPAI 41 AYAT AL QURAN
| 1 |
Surah Al'Ankabut. Ayat 003.
Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu
daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang
diketahui Allah tentang orang-orang yang sebenar-benarnya beriman dan
nyata pula apa yang diketahuiNya tentang orang-orang yang berdusta.
|
| 2 |
Surah AsSaaffat. Ayat 106.
Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata;
|
| 3 |
Surah AdDukhaan. Ayat 017.
Dan demi Sesungguhnya! Sebelum mereka, Kami telah menguji kaum Firaun
dan merekapun telah didatangi oleh seorang Rasul (Nabi Musa) Yang mulia;
|
| 4 |
Surah AlKahfi. Ayat 007.
Sesungguhnya Kami telah jadikan apa yang ada di muka bumi sebagai
perhiasan baginya, kerana kami hendak menguji mereka, siapakah di
antaranya yang lebih baik amalnya.
|
| 5 |
Surah AlAnfaal. Ayat 028.
Dan ketahuilah bahawa harta benda kamu dan anak-anak kamu itu hanyalah
menjadi ujian dan sesungguhnya di sisi Allah jualah pahala yang besar.
|
| 6 |
Surah AlFurqaan. Ayat 020.
Dan Kami tidak mengutus Rasul-Rasul sebelummu (wahai Muhammad)
melainkan orang-orang yang tentu makan minum dan berjalan di pasar-pasar
dan Kami jadikan sebahagian dari kamu sebagai ujian dan cubaan bagi
sebahagian yang lain, supaya ternyata adakah kamu dapat bersabar
(menghadapi ujian itu)? Dan (ingatlah) adalah Tuhanmu sentiasa Melihat
(akan keadaan makhluk-makhlukNya).
|
| 7 |
Surah AtTaghabun. Ayat 015.
Sesungguhnya harta benda kamu dan anak-anak kamu itu hanyalah menjadi ujian, dan di sisi Allah jualah pahala yang besar.
|
| 8 |
Surah Al'Ankabut. Ayat 002.
Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya
berkata: Kami beriman, sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu
cubaan)?
|
| 9 |
Surah AdDukhaan. Ayat 033.
Dan Kami berikan kepada mereka (melalui Nabi Musa) berbagai mukjizat
yang mengandungi ujian yang jelas nyata (untuk melahirkan sikap mereka).
|
| 10 |
Surah Saba'. Ayat 021.
Dan sememangnya tiadalah bagi Iblis sebarang kuasa untuk menyesatkan
mereka, melainkan untuk menjadi ujian bagi melahirkan pengetahuan Kami
tentang siapakah yang benar-benar beriman kepada hari akhirat dan siapa
pula yang ragu-ragu terhadapnya. Dan (ingatlah) Tuhanmu sentiasa
mengawal serta mengawasi tiap-tiap sesuatu.
|
Kejarlah 5 perkara sebelum 5 perkara
Kejarlah 5 perkara sebelum 5 perkara :
- Hidupmu sebelum Matimu
- Sihatmu sebelum Sakitmu
- Lapangmu sebelum Sibukmu
- Waktu Mudamu sebelum Waktu Tuamu
- Kayamu sebelum Miskinmu
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Layari juga: doa-untuk-anak-anakku puisi-anakku-tercinta puisi-1-doa-untuk-anak-anakku puisi-2-doa-buat-anak-anakku puisi-3-wahai-anak...
-
Sumber: website HKL Berikut adalah senarai hospital kerajaan terbaik di Malaysia , berdasarkan ranking antarabangsa dan maklum balas dal...
-
Mulakan langkah mu dengan fikiran terbuka Setiap insan punyai kelebihan sendiri Asah kemahiran di peringkat lebih tinggi Usaha dan harapan ...